Kamis, 27 Desember 2012

Gaya Hijab Muslimah dari Masa ke Masa

Hijab, dahulu kita belum terlalu akrab dengan kata ini. Kita lebih sering mengenal kata jilbab. Jilbab merupakan salah satu jenis pakaian muslimah yang dipadukan dengan busana muslim atau busana panjang lainnya. Menggunakan jilbab pada dasarnya adalah kewajiban bagi wanita muslim. Meski masih banyak wanita muslim yang belum menggunakan jilbab.
Jilbab dari masa ke masa akhirnya mengalami perkembangan bila ditinjau dari segi fashion. Berkat perkembangan inilah, sebutan 'hijab' menjadi lebih populer. Hijab memiliki ciri fashion yang lebih kental dibandingkan jilbab pendahulunya. Sebelum berkembangnya dunia mode muslimah dalam 2-3 tahun terakhir, jilbab terkesan lebih sederhana dan apa adanya. Sementara hijab masa kini, tidak butuh waktu lama untuk mengeluarkan kreasi baru, gaya atau motif baru dan trend terbaru.
Selalu ada perbedaan pendapat mengenai hijab kini dan dulu. Banyak yang mengatakan bahwa hijab masa kini sudah mulai melupakan dasar-dasar hijab yang syar'i. Misalnya warna-warna pakaian pastel yang cerah dan kreasi-kreasi jilbab yang unik. Ada yang berpendapat bahwa kreasi hijab masa kini baik karena bisa membuat banyak wanita muslim ingin menggunakan jilbab. Ada yang lebih suka gaya klasik yang simpel dan apa adanya, tidak perlu menggunakan model terbaru yang makin rumit.
Kali ini Vemale ingin membahas mengenai perkembangan hijab dari waktu ke waktu. Terutama hijab di Indonesia. Yuk kita intip. Yang mana jilbab yang Anda gunakan?
Hijab Ciput
Hijab ini menggunakan jilbab segi empat dan inner ciput. Ada juga yang menggunakan jilbab instant agar lebih praktis. Gaya hijab seperti ini tak lekang dari masa ke masa. Masih banyak wanita yang menggunakan jilbab gaya klasik sekalipun trend hijab masa kini telah menjamur. Biasanya jilbab yang digunakan adalah jilbab segi empat dari bahan katun maupun bahan paris.
Gaya klasik sangat sederhana. Menggunakan inner jilbab ciput, kemudian menggunakan hijab segi empat yang dilipat menyerupai segitiga. Kemudian jilbab tersebut dipasangkan di kepala dengan mempertemukan kedua sisi dan menyematkan peniti di bawah dagu. Sesederhana gayanya, sederhana pula cara menggunakannya
Hijab Klasik
Tahun 90an, Indonesia sempat memiliki gaya jilbab lainnya selain klasik. Yakni dengan menggunakan ciput dan kerudung atau hanya kerudung tanpa ciput. Bersanding dengan hijab gaya klasik, gaya hijab semacam ini menjadi salah satu yang disukai sekalipun tidak terlalu menutupi aurat.
Hijab Ikat
Gaya jilbab seperti ini sempat populer di tahun 2000-an. Jilbab yang tadinya terulur, diikat di bagian leher sehingga nampak lebih ringkas. Sempat populer selama beberapa masa. Jilbab ini sering digunakan oleh para artis dan akhirnya ditiru oleh banyak orang. 
Hijab Masa kini
 
Gaya hijab yang penuh warna dan penuh kreasi adalah hijab yang trend dalam 2-3 tahun terakhir. Terutama anak muda yang senang dengan hal-hal yang baru dan fashionable. Gaya hijab saat ini tidak hanya bermain dengan kreasi jilbab, namun juga pakaian yang semakin beraneka ragam. Salah satunya pakaian dengan model loose (longgar) dan penuh warna.
Begitu modern dan cantiknya gaya hijab ini sehingga banyak wanita yang senang menggunakannya. Meski masih sering dipertanyakan ketepatan syar'i-nya karena menggunakan kreasi jilbab dan warna-warna cerah, namun banyak yang menganggap ini merupakan ide yang baik untuk menggugah banyak wanita muslimah berhijab.
Well, yang manapun pakaian pilihan Anda, pastikan untuk kembali pada niat Anda menggunakan busana hijab. Apakah hanya untuk mengikuti trend atau benar-benar melaksanakan kewajiban muslimah, semuanya kembali kepada penggunanya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar